Kerja Kantoran Enak Gak Sih? | Pengalaman Kerja Kantoran

by - June 25, 2019

Kerja kantoran enak gak sih?

Mungkin ini menjadi pertanyaan bagi banyak orang yang bercita cita kerja kantoran atau kerja dengan duduk di belakang meja. Kerja kantoran lebih banyak menghabiskan di belakang meja, duduk, dan jarang keluar kantor, ini bukanlah pekerjaan idaman saya, tapi karena butuh uang, pekerjaan apapun akan saya jalani, kenapa bukan pekerjaan yang saya inginkan? padahal kerjannya enak punya meja dan cuma duduk? Saya adalah orang yang lebih suka bergerak, jalan jalan, dan berpikir, di pekerjaan ini saya lebih jarang bergerak, oiya saya ini bekerja di salah satu distributor frozen food dan di posisi digital marketing, kerjanya cuma duduk ngurus website, beriklan, promosi, ndesain, terkadang juga menjadi fotografer produk, sebenarnya si sesuai dengan apa yang saya bisa dan saya sukai, saya suka fotografi, jago dalam marketing(bukan sombong hehe) tapi karena jarang bergerak itulah yang membuat saya kurang suka dengan pekerjaan ini.

 Kerja kantoran gajinya besar?

Banyak yang berpikir kalau kerja kantoran itu gajinya besar, kalau saya si bisa dibilang gajinya besar untuk di posisi digital marketing, tapi apakah semua pekerja kantoran gajinya besar? Tidak juga, banyak juga yang gajinya kurang dari UMK bahkan kurang dari satu juta, kalau pekerjaan yang kamu jalani pertama sebaiknya si jangan mikirin gaji dulu, yang penting belajar kerja dulu.

Sebelum saya cerita bagaimana kerja kantoran itu saya akan sharing dulu pengalaman saya di hari pertama kerja.

Hari pertama kerja
Saya adalah orang yang beruntung karena saat saya melamar kerja langsung diterima dan besoknya langsung mulai kerja, ini memang kabar bagus bagi saya dan keluarga tapi harus ada yang saya korbankan yaitu menemani warga negara Amerika yang sedang berkunjung ke Purbalingga dan akhirnya warga negara Amerika tersebut ditemani oleh teman saya, Khabib.

Mulai dari baru duduk di meja kerja dengan meja kerja yang kotor, karena mejanya kotor saya membersihkannya dengan kain yang ada di meja tersebut dan beberapa lama kemudian ada karyawan lain yang mencari maskernya, dan ternyata kain yang dijadikan lap meja saya itu adalah masker milik salah satu karyawan di situ, kalau dia tahu bahwa maskernya sudah buat lap meja bagaimana yaa, dan saya sampai sekarang belum cerita ke siapapun soal ini kecuali di tulis di blog ini.

Hari pertama kerja pasti banyak bingungnya, mau melakukan ini itu bingung takut salah, ya pokoknya kalau tidak tahu tanya saja, dan kalaupun salah pasti dimaklumi kok, yang sekarang jadi bos juga pernah merasakan hal ini, dan di hari pertama kerja kamu harus menjaga perkataan terutama ke karyawan lain jangan sampai membuat karyawan lain merasa tidak nyaman denganmu.

kerja kantoran, pengalaman kerja kantoran, hari pertama kerja

Itu saja ya, yang saya ceritakan tentang hari pertama kerja, sebenarnya masih ada lagi tapi malu wkwkw.Terus apa saja yang saya rasakan menjadi pekerja kantoran?

Dikasih HP
Baru beberapa hari kerja di perusahaan tersebut saya dikasih HP katanya untuk menerima pesan dari konsumen, HPnya HP oppo yang buat foto selfy, tapi HP tersebut jarang saya gunakan karena HP untuk kebutuhan iklan dan lain lain saya lebih nyaman dengan HP sendiri. Kalau di perusahaan memang seperti itu, diberikan fasilitas untuk mendukung kerja kita.

Pakaian
Banyak yang mengira kalau kerja kantoran harus menggunakan hem, jas, atau batik, itu tidak berlaku di beberapa perusahaan terutama perusahaan di bidang makanan dan kreatif, dan sayapun menggunakan pakaian biasa. Sebenarnya juga mau sandalan atau sepatuan itu bebas tapi kata ibu saya, kalau kita kerja menggunakan sepatu akan lebih dihormati dan lebih sopan.

Jatah makan
Di tempat kerja saya saya mendapat jatah makan siang, hanya beberapa perusahaan yang memberikan jatah makan kepada karyawannya maka dari itu saya merasa menjadi orang yang beruntung kerja di situ. Makanannya selalu enak enak, dan enaknya lagi saat makan bisa sambil nonton tv, biasanya si nonton upin ipin hehe.

Jam kerja
Jam kerja saya cukup lama, mulai dari jam 8 sampai jam 5, malah biasanya di bagian lain, bagian admin misalnya, dia harus lembur sampai barang benar benar sudah didistribusikan dengan baik. Lamanya jam kerja inilah yang sempat membuat saya merasa kurang betah karena dalam waktu itu saya harus berhadapan dengan komputer terus, bukan dengannya. Dari jam kerja itu biasanya pulang masih harus mikirin pekerjaan, apalagi kalau hari sabtu, karena hari sabtu lebih banyak orang yang menggunakan media sosial dan saya harus bisa memancing pengguna media sosial agar tahu produk perushaan , malem mingguan? nomor dua.

Gaji
Berapa gaji saya? gaji saya cukup besar menurut saya, dan bisa digunakan untuk seminggu keliling di Sumbawa, tapi saya hanya mengambil 150.000 untuk kebutuhan sehari hari karena kata ibu saya, traveling itu ada masanya yang terpenting sekarang adalah memperbanyak tabungan.

Pokoknya kerja kantoran enak atau tidak tergantung pada kita, jika kita lebih suka kegiatan di outdoor seperti saya, maka pekerjaan ini adalah pekerjaan yang membosankan, tapi jika kita sudah dari kecil mencita citakan untuk bekerja di kantor, pasti kamu akan nyaman.

"traveling itu ada masanya yang terpenting sekarang adalah memperbanyak tabungan"
-Ibu Saya- 

Sebelum kerja di sini saya adalah orang yang memiliki banyak waktu, karena sebelumnya kerjanya sebulan paling cuma beberapa hari, tapi saat ini hari senin sampai sabtu harus sibuk mikirin kerjaan, belum lagi mikiri blog ini yang harus terus terurus. Hari minggu biasanya digunakan untuk mencari konten atau digunakan untuk menulis, cukup melelahkan tapi inilah yang namanya perjuangan.

Terima kasih sudah mau membaca tulisan saya ini, semoga cita citamu untuk kerja di mana yang kamu ingin bisa tercapai, silahkan tinggalkan komentar yaa karena komentar itu gratisss, dan dengan kamu berkomentar kamu akan mendukung saya menjadi blogger tertampan di dunia wkwkw.


Baca juga postingan yang lainnyaa seperti :






You May Also Like

8 komentar

  1. God job tampan๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜

    ReplyDelete
  2. semoga ga dibaca sama yang punya masker ya, hahaha...

    kalau saya sendiri ga pernah menyangka akan bekerja dengan seragam, sesekali pakai batik, dan baju kementerian. Saya totally bekerja di belakang komputer, dulu memang pengen sih bekerja seperti ini.

    tapi seiring berjalannya waktu, saya pengen kerja kayak freelancer, merasakan rollercoster ngerjai job dengan gaji ga tentu, pengen ngerasain yang namanya survive,

    but everything is good now,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya wkwkw.


      Mendingan ganti profesi aja jadi freelance, terus baju kementeriannya buat saya wkwk.

      Delete
  3. Semangat kerjanya babang tamvan~

    ReplyDelete
  4. Semangat kerjanya mas, biar bisa bayarin aku main

    ReplyDelete